Ternate – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara terus memperkuat upaya mitigasi bencana alam di Kota Ternate, Provinsi. Maluku Utara melalui pembangunan Sabo Dam di kawasan lereng Gunung Gamalama.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Saleh Talib mengatakan pembangunan Sabo Dam merupakan bagian dari langkah terpadu pemerintah dalam mengurangi risiko bencana di wilayah Ternate. Infrastruktur ini dibangun sebagai perlindungan masyarakat Kota Ternate dari ancaman banjir lahar dingin yang berpotensi terjadi saat curah hujan tinggi pasca aktivitas vulkanik.
“Keberadaan Sabo Dam sangat penting untuk mengendalikan aliran material vulkanik dari Gunung Gamalama. Kami terus melakukan pemeliharaan dan evaluasi agar fungsi bangunan tetap optimal dalam melindungi masyarakat,” katanya saat mendampingi Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI ke Sabo Dam Sungai Rua pada Rabu (22/4/2026).
Pada TA. 2025 Kementerian PU telah menyelesaikan pembangunan Sabo Dam Sungai Rua dengan anggaran sebesar Rp42,33 Miliar. Sedangkan pada TA. 2026 akan dibangun dua unit Sabo Dam di Sungai Kastela dan Sungai Sasa. Total masih diperlukan sebanyak 16 Sabo Dam dengan kebutuhan anggaran kurang lebih Rp 400 Miliar.
Anggota Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri menilai penguatan infrastruktur kebencanaan di wilayah rawan bencana seperti Ternate perlu terus didukung agar keselamatan masyarakat semakin terjamin. Pembangunan infrastruktur harus memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di daerah rawan bencana seperti Ternate,” kata Irine.
Keberadaan Gunung Gamalama yang merupakan gunung api aktif di Provinsi Maluku Utara menjadikan Kota Ternate memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi maupun vulkanologi.
Sementara Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, yang ikut hadir meninjau Sabo Dam Sungai Rua menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan infrastruktur mitigasi bencana di wilayahnya,“ Kami mengapresiasi dukungan Kementerian PU dan Komisi V DPR RI terhadap pembangunan infrastruktur kebencanaan di Maluku Utara. Ini sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” jelas Sherly.
Pembangunan Sabo Dam Gunung Gamalama menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keselamatan warga sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur di Kota Ternate.(HAL/Mar)
Source Artikel: www.pu.go.id
